JUAL BENIH SAWI PUTIH EIKUN HIBRIDA – TAKII SEED

jual benih sawi putih, benih eikun takii seed, menanam sawi putih, lmga agro
Sawi Putih Hibrida EIKUN

Jual Benih Sawi Putih EIKUN Hibrida – Takii Seed. Hubungi HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih sawi putih EIKUN Takii Seed harga bersaing. Tersedia juga beragam jenis pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian kebutuhan Anda dalam berkebun dan bercocok tanam.

Toko Pertanian Online LMGA Agro terpercaya dan berpengalaman menerima layanan konsultasi gratis tentang cara menanam dan budidaya buah dan sayur termasuk sayuran sawi putih. Sawi Putih EIKUN hibrida andalan petani dan berproduksi tinggi.

Sawi Putih EIKUN produk dari Takii Seed mudah ditanam dan cocok untuk iklim di Indonesia. Merupakan benih hibrida dan berdaya tahan kuat terhadap penyakit, virus dan pembusukan disebabkan karena cuaca.

Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih sawi putih EIKUN Takii Seed. Siap mengantar pesanan Anda ke alamat dituju di seluruh wilayah Indonesia. Barang akan aman, cepat datang dan dijamin sampai pada tujuan. Bersama jasa ekspedisi yaitu JNE, POS INDONESIA, TIKI, KI8 dan ekspedisi lainnya.

MENGENAL BENIH SAWI PUTIH EIKUN DARI TAKII SEED

Menanam benih sawi putih EIKUN mudah. Tanaman memiliki daya tahan kuat terhadap penyakit dan virus. Sawi putih EIKUN tahan hidup dalam kondisi panas dan dapat disimpan dalam jangka waktu lama.

Daun atas sawi putih EIKUN agak kecil dan kepalanya besar. Daun-daun terlipat rapat dan kuat. Berat sawi putih EIKUN matang adalah 2 kg/tanaman.

Umur panen sawi putih EIKUN kurang lebih 50 hari setelah tanam. Bentuk tanaman tegak, warna daun terluar adalah hijau. Panjang daun terluar kurang lebih 27 cm. Lebar daun terluar kurang lebih 17 cm.

Bentuk krop sawi putih EIKUN dari Takii Seed adalah lonjong, berukuran panjang ± 14 cm dan lebar ± 25 cm. Warna krop sawi berwarna putih dan dalam krop, helaian daun-daun tersusun teratur dan rapi.

Berat krop sawi putih EIKUN ± 1,2 kg, kepadatan krop sangat padat. Sawi putih EUKIN ini berasa agak manis dan tekstur kropnya renyah. Tahan disimpan dalam suhu kamar selama sekitar 7 hari. Hasil produksi panen tinggi yaitu ± 26 ton krop segar per hektar.

Budidaya sawi putih EIKUN dari Takii Seed cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 600 – 1800 meter di atas permukaan laut.

SAWI PUTIH DAN KOMPOSISI NUTRISI DIDALAMNYA

sawi putih eikun, jual benih sawi putih, eikun takii seed, manfaat sawi putih, lmga agro
Manfaat Sawi Putih

Sawi putih memiliki nama latin Brassica rapa. Dari kelompok Pekinensis, suku sawi-sawian atau Brassicaceae. Sawi putih sayuran yang diolah dalam masakan Tionghoa, karena itu sayuran ini sering disebut sawi cina ( Chinese cabbage ). Sebutan untuk sawi putih lainnya adalah petsai. 

Disebut sebagai sawi putih karena daun sawi ini cenderung berwarna kuning pucat. Memiliki tangkai daun berwarna putih.

Sawi putih EIKUN biasanya digunakan untuk membuat asinan ( diawetkan dalam cairan gula dan garam ), untuk membuat capcay atau untuk sop bening. Sawi putih memiliki aroma khas tetapi netral.

Sawi putih tumbuh baik bila ditanam di tempat-tempat sejuk sehingga di Indonesia kebanyakan ditanam di dataran tinggi. Sawi putih dipanen selagi masih ditahap vegetatif ( belum berbunga ). Bagian tanaman dipanen adalah seluruh bagian tanaman berada di permukaan tanah.

Kandungan nutrisi dan gizi dari 100 gram sawi sebanyak 87% bagian dari sawi putih tersebut dapat dikonsumsi. Jumlah kandungan energi 22 kkal. Protein sebanyak 2,3 gram, lemak 0,3 gram dan karbohidrat sebanyak 4 gram.

Sawi putih ( 100 gram ) mengandung Kalsium ( 220 mg ), Fosfor ( 38 mg ), Zat besi ( 3 mg ). Kandungan vitamin masing-masing adalah A ( 6460 IU ), B1 ( 0,09 mg ) dan C ( 102 mg ).

MANFAAT SAWI PUTIH EIKUN UNTUK KESEHATAN TUBUH

  1. Sawi putih EIKUN aman untuk dikonsumsi pasien penyakit ginjal. Karena pasien sakit ginjal harus membatasi mengkonsumsi Kalium. Dan kebanyakan sayuran mengandung tinggi Kalium sedangkan sawi putih rendah Kalium. Kalium bagi pasien sakit ginjal dapat mempengaruhi keseimbangan cairan tubuhnya.
  2. Baik untuk kesehatan mata. Sawi putih EIKUN bersama sayuran lainnya seperti labu, wortel, ubi dan buah alpukat merupakan sumber alfa-karoten terbaik. Baik alfa-karoten dan beta-karoten merupakan bahan baku pembentuk vitamin A yang baik untuk memelihara kesehatan mata. Termasuk disini penyakit katarak dan rabun.
  3. Sawi putih EIKUN dapat dimasukkan untuk program diet dan menurunkan berat badan. Karena mengandung beragam nutrisi, rendah kalorinya namun tinggi kandungan air dan serat. Sehingga membuat perut kenyang lebih lama bila kita mengkonsumsinya.
  4. Sawi putih EIKUN dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini karena sawi putih mengandung zat antioksidan dan anti inflamsi. Kedua zat tersebut berperan melindungi tubuh dari serangan radikal bebas di udara. Konsumsi rutin sawi putih dapat membuat tubuh lebih fit.
  5. Sawi putih juga merupakan sayuran ampuh pencegah terjadinya kanker. Hal ini tidak banyak orang yang menyadarinya. Dalam sawi putih terkandung glucosinolate. Unsur tersebut berperan untuk menangkal sel kanker pada tubuh.
  6. Sawi putih EIKUN mengandung vitamin C dan E bermanfaat menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Kandungan antioksidan polifenol dalam sawi putih ampuh mengurangi kerutan pada wajah dan tanda-tanda penuaan dini.

SYARAT TUMBUH BUDIDAYA SAWI PUTIH EIKUN

Untuk melakukan budidaya sawi putih EIKUN, syarat tumbuhnya antara lain adalah meliputi kondisi iklim, kelembaban udara, curah hujan dan kondisi tanahnya. Suhu ideal menanam sawi putih EIKUN adalah 19 – 21 °C. Kelembaban berkisar antara 80 – 90 %, curah hujan yang cocok antara 1000 -1500 mm/tahun. Ketinggian tempat ideal adalah sekitar 1000 meter di atas permukaan laut.

CARA PERSEMAIAN BENIH SAWI PUTIH EIKUN

sawi putih eikun, jual benih sawi putih, menanam sawi putih, manfaat sawi putih, lmga agro
Tray Semai Benih Praktis

Kebutuhan benih sawi putih EIKUN tiap hektar adalah sekitar 200 – 250 gram. Siapkan media semai yaitu tanah dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Media semai tadi dicampur hingga merata menjadi satu.

Media semai harus diayak menggunakan ayakan pasir hingga halus. Kemudian masukkan kedalam polybag. Benih bisa dimasukkan dengan cara dibenamkan pada media. Selain menggunakan polybag, bisa juga menggunakan bumbungan dari daun pisang.

Persemaian sawi putih EIKUN juga bisa menggunakan wadah tray semai dan dapat dibeli online di Toko Pertanian Online LMGA Agro. Tray semai adalah wadah menyemai bibit atau benih tanaman, bisa secara hidroponik atau non-hidroponik.

Persemaian sawi putih EIKUN pada polybag, menggunakan media tanah, kompos dan sekam ( perbandingan 2 : 1 : 1 ). Proses persemaian benih sawi putih EIKUN ini menentukan pertumbuhan tanamn ke depannya. Bila di persemaian gagal tumbuh maka besar kemungkinan tanaman tidak dapat tumbuh baik bahkan bisa saja tanaman menjadi mati.

Persemaian benih sawi putih EIKUN jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Di beberapa lokasi tanam sawi putih, persemaian menggunakan tutup dedaunan seperti daun pisang. Tujuannya agar tidak kena sinar matahari langsung  atau curahan hujan langsung.

Beberapa hal mengenai persemaian adalah persemaian harus bebas tanaman pengganggu seperti gulma. Persemaian bebas dari batu-batuan dan sisa-sisa tanaman lain. Persemaian harus kering dan tidak terdapat genangan air.

Tempat persemaian tidak jauh dari area lahan tetap. Juga harus dekat dengan tempat tinggal untuk memudahkan mengawasinya. Bibit ditunggu sampai umur 18 – 20 hari baru bisa dipindahkan ke lahan tetap.

BACA JUGA : CARA PERSEMAIAN BENIH YANG BENAR

PERSIAPAN LAHAN MENANAM SAWI PUTIH EIKUN

Pengolahan lahan dimaksudkan untuk menggemburkan tanah, yaitu dengan cara dicangkul. Dengan tujuan agar aerase tanah berjalan baik dan menghilangkan zat beracun pada tanah.

Lahan dibersihkan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Agar pertumbuhan tanaman maksimal tanpa ada persaingan dengan gulma. Bila pH tanah kurang dari 5, lakukan pengapuran sebanyak minimal 1 ton/hektar kapur pertanian/Dolomit.

Biarkan selama 1 minggu kemudian tanah kembali diolah kembali untuk mendapatkan tingkat kegemburan yang diinginkan. Setelah tanah gembur, dilanjutkan dengan membuat bedengan. Bedengan budidaya sawi putih EIKUN dibuat berukuran lebar 120 cm dan tinggi 40 cm. Panjang bedengan disesuaikan lahan yang ada.

Aliran air diantara 2 bedeng dibuat dengan lebarnya 40 cm. Setelah bedeng selesai dibuat, tahap berikutnya adalah pemberian pupuk dasar. Pupuk dasar menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang. Tujuannya adalah untuk menyediakan unsur hara, memperbaiki struktur tanah dan untuk menahan air dalam tanah. Bila perlu, tambahkan pupuk Nitrogen, Phosfor dan Kalium.

Proses pengolahan tanah membutuhkan waktu 1 minggu sebelum bibit dipindahkan. Sehingga lebih baik bila setelah membuat persemaian benih, segera lakukan persiapan tanah penanaman bibit. Sehingga saat bibit sudah siap dipindahkan, area lahan tanam juga telah siap untuk digunakan.

BACA JUGA : CARA PRAKTIS MENGETAHUI KEASAMAN TANAH PERTANIAN

PENANAMAN BIBIT SAWI PUTIH  KE LAHAN

sawi putih eikun, jual beni sawi putih, benih eikun takii seed, manfaat sawi putih, lmga agro
Alat Kocor Siram Tanaman

Penanaman sawi putih EIKUN akan tumbuh maksimal pada iklim sejuk. Kisaran iklim ideal adalah antara 19 – 21 °C. Sawi putih biasanya ditanam di daerah dataran tinggi.

Budidaya sawi putih EIKUN tidak menyukai air menggenang. Sebelum penanaman bibit, sebaiknya membuat lubang tanam dahulu. Yaitu berukuran 30 x 30 x 30 cm dan jarak tanam 50 x 60 cm. Jarak tanam sawi putih EIKUN tidak dianjurkan terlalu dekat atau terlalu jauh.

Waktu untuk menanam bibit yang tepat adalah waktu pagi dan sore hari. Pemilihan bibit untuk ditanam adalah bibit kondisi segar dan sehat. Setelah dipindahkan, rapikan lubang tanam dan tutup dengan tanah serapat dan serapi mungkin. Tekan-tekan perlahan sampai tanaman dapat berdiri tegak. Lalu siram bibit baru dipindah tadi dengan air hingga basah.

Cara memindahkan bibit ke lahan tetap yaitu keluarkan bibit sawi putih dari media semai, jangan mencabutnya. Cara tepat bila menanam sawi putih EIKUN dalam polybag adalah sobek plastik dan usahakan tekstur tanah tidak boleh rusak/hancur.

Masukkan tanah beserta sawi putih EIKUN dari polybag secara utuh ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat tadi. Timbun dengan tanah dan tekan perlahan. Penyiraman bibit dilakukan 2 kali sehari, pagi atau sore hari.

Bibit sawi putih EIKUN dipindahkan ke pot, prosesnya tidak sesulit dibandingkan menanam di lahan. Wadah pot juga bisa diganti menggunakan polybag ukuran lebih besar dari wadah untuk semai. Wadah pot maupun polybag, pastikan dulu bagian bawah pot/polybag berlubang untuk sirkulasi air.

Media tanam untuk pot/polybag sama dengan yang digunakan saat persemaian. Hanya saja jumlah medianya harus ditambah terutama pupuk organiknya. Agar unsur hara dalam tanah mencukupi untuk pertumbuhan sawi putih EIKUN.

PEMUPUKAN SUSULAN BUDIDAYA SAWI PUTIH EIKUN

Pemupukan sawi putih EIKUN dilakukan sebanyak 2 kali yaitu awal sebelum penanaman ( pupuk dasar ) dan setelah tanam ( pupuk susulan ). Untuk pupuk susulan bisa berupa pupuk organik atau pupuk kimiawi. Pemberian pupuk susulan adalah untuk menjaga kandungan unsur hara dalam tanah tersedia untuk sawi putih EIKUN.

Pemupukan susulan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada umur 2 minggu dan 4 minggu setelah tanam. Menggunakan pupuk Urea, ZA dan KCl. Cara pemberiannya yaitu melingkari tajuk tanaman dengan jarak 15 – 20 cm dan kedalamannya 10 – 15 cm. Bisa juga pupuk susulan menggunakan pupuk organik, kompos atau pupuk kandang.

PEMELIHARAAN BUDIDAYA SAWI PUTIH EIKUN

  • Penjarangan dan penyulaman dilakukan pada umur 10 – 15 hari setelah pemindahan. Penyulaman dilakukan bila ada tanaman mati. Penyulaman dengan mengambil bibit di bedengan semai.
  • Sawi putih EIKUN berumur pendek, yaitu sekitar 2 – 3 bulan saja, biasanya penyulaman jarang dilakukan. Kecuali bila ada tanaman mati harus segera diganti dengan bibit baru.
  • Sanitasi atau membersihkan lahan dilakukan 1 – 2 kali sebelum pemupukan. Dilakukan saat umur 2 – 4 minggu setelah tanam. Sanitasi lahan dilakukan hati-hati agar tidak merusak perakaran tanaman.
  • Penyiangan wajib dilakukan dalam pemeliharaan tanaman. Penyiangan berupa mencabut gulma atau tanaman liar disekitar tanaman. Gulma banyak tumbuh terutama setelah hujan turun. Gulma dapat menjadi tempat inang untuk hama-hama bersembunyi.
  • Pengairan dilakukan 1 – 2 kali sehari di fase awal pertumbuhan sawi putih EIKUN. Waktu ideal pemberian air yaitu pagi dan sore hari.
  • Penyiraman dapat dilakukan dengan menggunakan gembor, slang atau dengan cara di-leb. Bila turun hujan, atau tanah masih tampak lembab, penyiraman dapat dikurangi frekuensinya.

BACA JUGA : KUBIS SUMMER AUTUMN 633 KUBIS ANDALAN PETANI

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT SAWI PUTIH EIKUN

Pengendalian ini sebagai usaha pencegahan serangan dari hama dan penyakit. Pencegahan artinya bahwa tanaman disemprot sebelum diserang oleh hama dan datangnya penyakit. Penyemprotan pestisida rutin dilakukan setiap 1 – 2 minggu sekali sebagai usaha pencegahan. Pemberian dosis pestisida sesuai anjuran pada kemasan dan populasi hama.

Dibawah ini akan dijabarkan hama dan penyakit untuk perlu diwaspadai bagi petani menanam sawi putih EIKUN.

1. Ulat Tanah ( Agrotis sp. )

Ulat ini berwarna coklat sampai coklat kehitam-hitaman. Ulat menyukai menyerang bibit sawi putih yang baru dipindahkan. Ulat mulai beraksi menyerang pada malam hari. Ulat tanah menyerang dengan cara mengerek pangkal batang sawi putih yang masih sangat sukulen hingga putus. Sehingga bibit menjadi mati karena titik tumbuhnya tidak ada lagi.

Pencegahan dilakukan dengan cara manual dan aman bagi tanamn. Yaitu rutin melakukan sanitasi lahan khususnya disekitar parit. Insektisida yang digunakan untuk menyemprot adalah insektisida granul. Caranya adalah insektisida ditabur di samping tanaman sebanyak 0,3 – 0,4 g/tanaman atau sebanyak 6 kg/hektar.

Contoh insektisida granul adalah Furadan 3G dan Curater 3G.

2. Ulat Grayak ( Spodoptera litura dan Spodoptera exigua )

Ulat grayak jenis Spodoptera litura mempunyai ukuran tubuh dengan panjang antara 15 – 25 mm. Ulat berwarna hijau tua kecoklatan, berbintik hitam di setiap ruas buku pada badannya.

Sedangkan ulat grayak jenis Spodoptera exigua berwarna hijau hingga hijau muda. Tidak tampak adanya bintik-bintik hitam ditubuhnya.

Kedua jenis ulat tersebut menyukai memakan sawi putih sehingga menyebabkan daun sawi putih berlubang-lubang kecil.

Pencegahan serangan ulat grayak yaitu rutin melakukan sanitasi lahan dengan baik. Ditambah dengan memasang perangkap kupu-kupu untuk melindungi tanaman dari serangan ulat grayak. Jika sudah terlanjur diserang, maka solusinya adalah menyemprot insektisida. Menggunakan insektisida Matador 25EC, Curacron 500EC sesuai dosis anjuran pada kemasan.

3. Ulat Perusak Daun ( Plutella xylostella )

Panjang ulat ini adalah sekitar 7 – 10 mm. Berwarna hijau muda. Ulat perusak daun merusak tanaman sawi secara bergerombol. Ulat memakan bagian pucuk daun. Serangan ulat hingga parah dapat merusak titik tumbuh tunas. Sehingga mengganggu pertumbuhan sawi putih.

Pencegahan agar tidak terserang ulat perusak daun adalah rajin membersihkan kebun ( sanitasi ) yaitu dengan cara penyiangan ( mencabut gulma ). Apabila tampak ada serangan ulat perusak daun, maka dapat diberantas dengan menyemprotkan insektisida. Cara pemakaian dan dosis sesuai anjuran pada kemasan.

BACA JUGA : TANAMAN SAWI DAGING NAULI DIBURU PEDAGANG PASAR 

4. Downy Mildew ( Pseudoperonospora sp. )

Penyakit ini sering menyerang tanaman sawi putih. Gejala awal ditunjukkan dengan munculnya bercak kuning dengan bentuk kotak-kotak mengikuti alur tulang dari daun. Bercak dimulai dari daun tua, semakin lama jumlah daun yang diserang bertambah. Hingga mengarah ke daun lebih muda di atasnya.

Pencegahan dari penyakit ini adalah dengan tidak menanam sawi putih berdekatan dengan tanaman sama dan berumur lebih tua dan sudah kena penyakit ini. Perbaiki drainase air terutama saat hujan turun. Rutin juga melakukan sanitasi terhadap lahan.

Pemberantasan dilakukan bila sudah tampak gejala awal. Lakukan penyemprotan fungisida secara tepat. Mata spray alat semprot diarahkan pada permukaan atas dan bawah daun. Berikan fungisida sesuai dosis anjuran di label kemasan. Mengenai fungisida yang sesuai dapat dikonsultasikan di Toko Pertanian Online LMGA Agro.

5. Penyakit Akar Gada ( Plasmodiuphora brassicae )

Penyakit sawi putih ini menyerang di daerah perakarannya. Gejala serangan tampak tanaman layu hanya pada siang hari cerah dan panas. Sebaliknya pada pagi hari, tanaman tampak segar.

Pertumbuhan tanam terhambat. Jika sawi putih dicabut akan tampak benjolan-benjolan besar seperti kanker di akarnya. Bila tingkat serangan sudah parah, tanaman sama sekali tidak bisa tumbuh dengan baik. Sehingga produksi tanaman akan turun.

Pencegahan dari penyakit ini dengan tidak menanam sawi putih di lahan bekas tanaman sama atau dari satu famili seperti brokoli, bunga kos, kobis dan lain-lain. Juga dekat tanaman yang sudah terindikasi kena penyakit akar gada.

Penyakit ini juga dapat dicegah dengan melakukan pergiliran tanaman, yaitu dengan jagung dan kacang-kacangan. Tujuannya untuk memutus rantai hidup jamur/cendawan penyebab penyakit.

Hingga saat ini belum ada fungisida tepat untuk memberantas penyakit akar gada ini. Terutama bila tanaman sudah terserang penyakit ini. Rutin melakukan pengamatan dan pengawasan merupakan cara pencegahan secara ketat agar budidaya sawi putih dapat berhasil.

Cara manual memberantas hama ulat yaitu mengambil secara langsung ulat-ulat tersebut lalu dimatikan/disingkirkan . Cara manual ini dapat dilakukan bila menanam sawi putih dalam jumlah sedikit, di pekarangan kita sendiri.

Cara manual lebih aman bagi kesehatan karena sawi putih EIKUN tidak terpapar racun kimiawi dari pestisida. Sehingga sawi putih kita aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan beracun.

PANEN DAN PASCA PANEN SAWI PUTIH EIKUN

Sawi putih EIKUN dipanen kurang lebih berumur 50 hari setelah tanam. Ciri-ciri sawi putih EIKUN siap panen adalah krop sudah kompak dan berukuran besar. cara memetiknya dengan memotong bagian batang menggunakan pisau tajam.

Bila pemeliharaan dan perawatan dilakukan dengan baik dan optimal, dalam 1 tanaman menghasilkan 2 – 3 kg sawi putih. Sawi putih EIKUN setelah dipetik, diletakkan ditempat teduh dan terlindung dari terik panas matahari dan bila turun hujan.

Sawi putih yang baik adalah krop sehat dan tidak diserang hama dan penyakit. Produksi panen sawi putih EIKUN mencapai kurang lebih 26 ton krop/hektar.

Pasar supermarket menginginkan kemasan khusus untuk pemasaran sawi putih. Sebelum dikemas, lembaran-lembaran daun sawi putih berwarna hijau dikupas. Sampai tampak daun sawi putih berwarna putih kehijauan sampai putih.

Ratakan batang di dasar krop menggunakan pisau tajam. lalu bungkus krop sawi putih EIKUN menggunakan plastik wrapping . Untuk satu kemasan berisi satu krop saja. Susun rapi krop dalam boks plastik dan bungkus rapat boks agar sawi putih tidak jatuh saat pengiriman.

Pasar tradisional tidak memerlukan kemasan khusus untuk sawi putih. Untuk pasar tradisional, tidak perlu pengupasan krop. Daun hijau bagian paling luar dibiarkan ada. Tujuannya adalah untuk melindungi bagian krop dalam dari gesekan saat pengangkutan. Biasanya setelah sampai di tempat tujuan, pengupasan krop baru dilakukan.

Demikian artikel judul Jual Benih Sawi Putih EIKUN dari Takii Seed. Hubungi kami nomer 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ) Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih Sawi Putih EIKUN Takii Seed harga bersaing dan pelayanan memuaskan.

Kami juga melayani konsultasi pertanian gratis. Tersedia juga kebutuhan bertani Anda seperti jenis-jenis pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian. Kami siap mengantar pesanan Anda dengan cepat dan dijamin barang sampai di tujuan di seluruh wilayah Indonesia. Semoga artikel tentang Sawi Putih EIKUN ini bermanfaat dan selamat mencoba. Salam sukses…

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *