CABE KERITING UNGGUL BERSAMA BENIH HIBRIDA F1 TAHAN PENYAKIT

cabe keriting, cabe merah, menanam cabe, jual benih cabe, lmga agro
BENIH CABE KERITING F1

Cabe Keriting Unggul Bersama Benih Hibrida F1 Tahan Penyakit. HP. 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Online Pertanian LMGA Agro jual benih bibit cabe keriting Hibrida F1 berkualitas. Kami juga menerima layanan konsultasi gratis mengenai seluk beluk menanam cabe keriting dan permasalahan yang ditemui di lapangan.

Toko Online Pertanian LMGA Agro menyediakan benih berkualitas unggul sayuran dan buah, berbagai jenis pupuk cair, pupuk daun juga berbagai jenis pestisida dan lain-lain. Kami juga menyediakan berbagai macam alat-alat pertanian yang Anda butuhkan selama melakukan budidaya pertanian. Terutama juga untuk budidaya cabe keriting agar menghasilkan produksi yang maksimal.

Cabe keriting masuk dalam kategori cabe merah yang bentuknya panjang, berdiameter kecil, ujungnya lancip dan cenderung runcing. Kulit buahnya tidak mulus namun bergelombang atau keriting. Kulit cabe keriting relatif tipis dibandingkan cabe besar.

CABE KERITING TERMASUK KATEGORI CABE MERAH

Cabe masuk golongan tanaman terung-terungan ( Solanaceae ). Nama spesies dari cabe adalah Capsicum sp. Cabe juga disebut cabai atau “lombok” bila di Jawa, memiliki varietas yang sangat banyak. Namun dari banyaknya jenis cabe, petani hanya menanam beberapa jenis cabe saja untuk dikembangkan.

Di wilayah Indonesia, dikenal ada 3 macam cabe berdasarkan yang paling banyak dibudidayakan oleh petani. Adalah cabe besar, cabe rawit dan cabai hibrida. Juga diketahui terdapat jenis cabe hias yang tidak untuk dikonsumsi karena sebagai hiasan saja.

Nama latin cabe besar ( Capsicum annum L. ) merupakan komoditi pertanian penting di Indonesia dan secara umum cabe besar dibagi menjadi 3 jenis. Yaitu cabe besar merah/cabe merah, cabe besar keriting dan cabe besar hijau.

  1. Cabe merah bentuknya lonjong dan ujung yang lancip. Kulitnya mulus dan agak tebal yang mengkilap seperti terlapisi lilin.
  2. Cabe keriting juga termasuk cabe merah yang juga berukuran panjang, diameter kecil, ujung lancip dan cenderung runcing. Kulit cabe keriting dan bergelombang.
  3. Cabe hijau sebenarnya adalah juga cabe besar merah dan cabe keriting. Hanya saja cabe hijau dipanen saat masih hijau/muda. Alasan dipanen saat masih hijau karena untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat. Atau di beberapa tempat terdapat kesulitan memanen cabe dalam kondisi matang. Daerah dengan curah hujan yang tinggi diikuti dengan kelembaban yang tinggi pula, kondisi yang sulit untuk panen cabe hingga tua dan berwarna merah. Harga cabe hijau lebih murah dari cabe merah, rasanya pun tidak pedas namun sering dijadikan campuran masakan tumis atau santan.

Buah cabai dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu tergantung dari bagaimana menggunakannya. Di wilayah Asia Tenggara, cabai populer dijadikan sebagai bumbu masakan pedas. Bahkan di Kota Padang, Sumatera Barat, cabe merah dianggap bahan makanan pokok karena sangat sulit tidak menggunakan cabe untuk masakan di sana.

TANAMAN CABE KOMODITI PERTANIAN PENTING DI INDONESIA
cabe keriting, cabe merah, menanam cabe, lmga agro, jual benih cabe
CABE KERITING KOMODITI EKSPOR

Cabe merupakan tanaman budidaya yang cukup sensitif terhadap cuaca, hama dan penyakit. Menanam cabe secara umum diperlukan ketrampilan dan pengalaman khusus terutama budidaya cabe partai besar. Modal budidaya cabe relatif tinggi dan risiko penanamannya juga cukup tinggi. Sehingga pada masa-masa tertentu, ditemui kondisi bahwa pasokan cabe kurang karena 2 hal tersebut modal dan risiko. Hal inilah yang dapat membuat harga jual cabe melesat tinggi hingga membuat gempar perekonomian dalam negeri.

Cabe keriting jenis sayuran bernilai ekonomis tinggi dan mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Antioksidan pada cabe keriting berfungsi menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Anti-Oksidan terbanyak terdapat pada cabe hijau.

Zat Capsaicin dalam cabe keriting bermanfaat mengendalikan penyakit kanker. Vitamin C yang terkandung dalam cabe cukup tinggi dan cukup memenuhi kebutuhan harian kita. Capsaicin memberikan sensasi rasa pedas dan kehangatan panas bila digunakan untuk rempah-rempah atau bumbu dapur.

Cabe keriting mudah ditanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Mudah perawatannya dan mudah ditanam sehingga dapat ditanam di rumah, dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa membeli di pasar. Tanah yang baik untuk cabe keriting adalah tanah yang kaya humus, gembur dan bersifat sarang, tidak tergenang air dan pH tanah sekitar 5 – 6.

BACA JUGA : CABE MERAH KERITING KOPAY HASIL TINGGI ANDALAN PETANI

VARIETAS CABE KERITING TAHAN VIRUS DAN FAVORIT PETANI
cabe keriting, cabe merah, menanam cabe, jual benih cabe, lmga agro
CABE KERITING FLASH F1

Varietas cabe keriting yang Kami tulis di bawah ini akan menjadi referensi benih cabe keriting yang sesuai untuk ditanam di kebun Anda.

  1. Cabe keriting HAI-LUX F1 produk PT Agrotech Sinarindo ( AGSI ) dengan merk dagang Eston Seed. Cocok ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi. Toleran virus Gemini, patek, thrips, mite dan penyakit layu. Jumlah buah 150 – 180 buah/tanaman. Hasil panen 1 kg/tanaman. Umur panen 75 – 80 hst dan potensi hasil 23 – 25 ton/ha. Tahan simpan dan pengangkutan.
  2. Cabe LENTUR F1 Cap Panah Merah. Cocok untuk dataran tinggi. Tahan layu bakteri dan Phytopthora dan tahan cacar. Lentur, tidak mudah patah dan tahan pengangkutan. Umur panen 100 – 106 hst dan potensi hasil 25 – 29 ton/ha.
  3. Cabe keriting LAJU F1 Cap Panah Merah. Direkomendasikan untuk dataran rendah. Tahan Bacterial Wilt dan Phytopthora. Umur panen 90 – 95 hst dan potensi hasil 26 – 27 ton/ha.
  4. Cabe keriting LABA F1 Cap Panah Merah. Direkomendasikan untuk dataran rendah sampai menengah. Tahan penyakit layu bakteri dan busuk batang. Umur panen 90 – 95 hst dan potensi hasil 18 – 20 ton/ha.
  5. Cabe keriting RED KRISS dari Takii Seed. Tahan Patek/Antraknosa dan layu bakteri. Ujung buah lurus dan tidak mudah menguning. Potensi hasil 27 ton/ha.
  6. Cabe keriting RIMBUN 3 F1 Cap Kapal Terbang. Persentase bunga menjadi buah tinggi. Tanaman toleran kekurangan Calcium. Buah lentur sehingga tidak mudah rusak saat dikemas dan pengiriman. Tanaman tahan virus Gemini. Umur panen 84 hst dan potensi hasil 21 ton/ha.
VARIETAS CABE KERITING TAHAN VIRUS DAN FAVORIT PETANI ( 2 )
cabe keriting, cabe merah, menanam cabe, jual benih cabe, lmga agro
CABE KERITING HAI LUX F1
  1. Cabe keriting KASTILO hibrida Cap Panah Merah. Direkomendasikan untuk dataran menengah sampai tinggi. Tanaman tahan layu bakteri dan Phytopthora. Buah lentur dan tidak mudah patah. Potensi hasil 25 ton/ha.
  2. Cabe keriting FLASH F1 Cap Kapal terbang. Tahan terhadap kekurangan Calcium. Umur panen 84 hst dan potensi hasil 21 ton/ha.
  3. Cabe keriting IGGO F1 Cap Kapal Terbang. Tahan layu bakteri, virus, hama Thrips dan Aphid. Cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah. tahan pengiriman jarak jauh. Umur panen 70 hst dan potensi hasil 19,8 ton/ha.
  4. Cabe keriting LADO F1 Cap Panah Merah. Untuk ditanam di dataran rendah sampai tinggi. Tahan layu bakteri dan antraknose. Buah lentur dan keras, tidak mudah patah sehingga tahan pengangkutan. Potensi hasil 1,5 kg/tanaman.
  5. Cabe keriting OR TWIST 42 dari Oriental Seed Indonesia. Tanaman tinggi dengan kanopi yang rapat. Tanaman tumbuh kokoh. Rasa pedas. Umur panen 83 – 86 hst dan potensi hasil 16 – 20 ton/ha.
  6. Cabe keriting TM 999 F1 dari TM SEEDS. Tahan dari penyakit Antraknose dan layu. Umur panen 80 – 100 hst. Buah padat dan keras sehingga tahan pengangkutan jarak jauh.
  7. Cabe keriting VERY WELL F1 dari Tunas Seed. Untuk dataran rendah sampai tinggi. Merupakan jenis cabe yang super keriting dan berukuran besar. Panen umur 85 hst. Persentase bunga menjadi buah tinggi. Taanaman tahan serangan Thrips dan Mite. Potensi hasil 27 ton/ha. Buah lentur dan tidak rusak saat pengepakan.
  8. Cabe keriting RED SABEL F1 dari Takii Seed Jepang. Cocok ditanam di dataran menengah sampai tinggi. Tahan penyakit layu bakteri, Thrips dan mite. Persentase bunga menjadi buah tinggi. Potensi hasil 25 ton/ha.

BACA JUGA : FUNGSI ZPT BAGI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN

MACAM-MACAM OLAHAN CABE KERITING

Cabe keriting diolah sebagai bumbu masakan pemberi rasa pedas. Banyak sekali masakan olahan menggunakan cabe keriting. Baik masakan maupun sambal pedas. Dan satu lagi yang populer di masyarakat yaitu cabe keriting kering.  Cabe keriting memang sering dibuat kering karena dapat bertahan lama dan rasa pedasnya masih tajam.

Cabe keriting kering dapat menjadi alternatif bumbu yang tak kalah pedas bila dalam bentuk basah. Cabe kering banyak dipakai dalam kuliner di Asia. Untuk di Indonesia, orang Sumatra lebih sering menggunakan cabe merah kering termasuk didalamnya cabe keriting karena rasa pedasnya lebih tajam bila dalam bentuk kering.

Rasa pedas cabe keriting kering tidak berbeda bila dalam keadaan segar, karena cabe hanya dikeringkan sampai kandungan airnya habis. Bobot cabe kering otomatis lebih ringan namun rasa pedasnya masih kuat dan menyengat.

Untuk menggunakan cabe keriting kering, kita harus merendamnya utuh dalam air panas hingga mengembang dan teksturnya lunak. Setelah itu tiriskan dan dapat digunakan sebagai bumbu masak dengan cara ditumbuk, misalnya. Atau dapat juga cabe keriting kering dicincang kasar atau halus sesuai selera.

Selain memberikan rasa pedas yang kuat, cabe keriting kering juga memberikan warna merah yang lebih bagus. Seperti pada masakan sambal goreng atau kari. Untuk persediaan dirumah, belilah cabe keriting kering seperlunya saja untuk 2 sampai 3 kali pemakaian. Cabe keriting kering akan berkurang rasa pedasnya bila disimpan terlalu lama. Cara menyimpannya dalam wadah tertutup dan kering.

BACA JUGA : MENANAM CABE KERITING BENIH OR TWIST 42 HIBRIDA

BUDIDAYA CABE MERAH KERITING

Budidaya cabe merah keriting untuk mendapatkan hasil yang maksimal, langkah-langkah budidaya cabe keriting adalah :

  1. Menyemaikan Benih Menjadi Bibit Cabe Keriting yang Siap Tanam. Benih dipilih sesuai dengan lokasi penanaman. Penyemaian dilakukan dalam polibag. Terlebih dahulu disiapkan media semai berupa campuran tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Atau menggunakan media semai campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1 : 1. Sebelum dicampur, media tadi harus diayak hingga halus. Setelah itu masukkan ke polibag.
  2. Sebelum disemai, benih direndam air hangat selama 3 jam. Lalu tanam benih pada media semai di polibag sedalam 0,5 cm lalu tutup tanah. Siram air hingga cukup basah. Letakkan polibag semai ditempat yang teduh dan beri naungan plastik/jaring agar terhindar dari hama.
  3. Benih yang sudah ditanam, tutupi dengan koran sampai berkecambah, sekitar 3 hari agar tetap lembab. Setelah keluar kecambah, buka koran. Rawatlah bibit dengan rutin menyiram setiap hari.
  4. Sambil menunggu bibit tumbuh sampai berumur 21 – 23 hari siap tanam, lahan kita olah dengan cara dicangkul/dibajak. Lahan kebun dibersihkan dari gulma lalu dicangkul sedalam 20 – 40 cm. Setelah gembur, buat bedengan menanam cabe keriting dengan tinggi 30 – 40 cm dan lebar 1 meter. Panjang bedengan disesuaikan luas lahan. Setiap bedengan diberi jarak 60 cm untuk drainase air.
  5. Jika pH masih asam, dilakukan pengapuran bersamaan membuat bedengan. Setelah bedengan jadi, tebarkan pupuk kandang/kompos, ditambah pupuk KCl dan Urea. Setelah pemupukan dasar, bedengan ditutup mulsa plastik hitam perak. Buat lubang tanam di permukaan mulsa secara zig-zag, diameter lubang adalah 10 cm dan jarak lubang 60 – 70 cm.
  6. Bila lahan siap dan bibit cabe keriting sudah berumur 3 minggu ( 3 – 4 helai daun) maka bibit dapat ditanam di lahan. Bibit diambil dari polibag dengan hati-hati jangan sampai merusak akarnya. Lalu dipindah ke lubang tanam yang sudah dibuat. Sebelumnya siram air di polibag dan di lubang tanam agar pemindahan bibit dapat lebih mudah. Pemindahan harus dilakukan dalam sehari di waktu pagi atau sore hari. Selanjutnya adalah tahap pemeliharaan menjadi tanaman dewasa hingga panen tiba.

PUPUK UNTUK CABE KERITING

cabe keriting, cabe merah, menanam cabe, jual benih cabe, lmga agro
CABE KERITING LAJU F1

Pemberian pupuk pada cabe keriting dibagi menjadi 2 tahap pemberian, yaitu sebelum penanaman bibit dan setelah penanaman bibit.

Sebelum penanaman bibit cabe keriting, dilakukan bersamaan membuat bedengan. Biasanya disebut dengan pemupukan dasar, biasanya menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos. Menggunakan pupuk kandang yang difermentasi terlebih dahulu, menggunakan bakteri EM4 atau Trichoderma sp. Fermentasi pupuk kandang menggunakan Trichoderma sp. untuk mencegah serangan jamur penyebab penyakit layu, menekan perkembangan jamur patogen dalam tanah sehingga penyakit layu fusarium dapat dicegah.

Bila nilai pH tanah asam, maka pupuk kandang dapat ditambah kapur Dolomit. Biasanya pupuk kandang yang diberikan sebanyak 15 ton, sedangkan dosis kapur Dolomit tergantung dari pH tanah.

Pupuk dasar menggunakan pupuk kimia adalah pupuk TSP, KCL dan pupuk Nitrogen. Dianjurkan sumber Nitrogen menggunakan pupuk Cantik dan ZA. Hal tersebut karena dalam pupuk Cantik selain 27% Nitrogen, juga terkandung 12% unsur Calcium ( CaO ). Sedangkan dalam pupuk ZA mengandung 28,8% Nitrogen dan 23,8% Belerang.

Dosis pemberian pupuk tergantung dari kesuburan tanah. Jika tanah sudah cukup subur dan gembur, maka pupuk kandang saja sudah cukup sebagai pupuk dasar. Namun bila tanah tampak kurang subur, dapat ditambahkan pupuk kimia.

Cara membuat kompos fermentasi adalah pupuk kompos diperam selama minimal 14 hari ditambah TSP dan Urea. Komposisi membuat pupuk organik fermentasi adalah 50 kg pupuk kandang + 1 kg TSP + ¼ kg Urea lalu dicampurkan dan diperam.

Aplikasi PGPR untuk mencegah penyakit layu bakteri. PGPR adalah Plant Growth Promoting Rhizobacteri merupakan sekumpulan bakteri akar yang baik untuk tanaman. Juga menekan perkembangan bakteri penyebab penyakit pada akar seperti Pseudomonas solanacearum penyebab layu bakteri. Dan Xanthomonas oryzae penyebab hawar bakteri.

Aplikasi PGPR pada semua fase pertumbuhan tanaman, baik perlakuan benih, pengolahan lahan maupun dikocorkan pada akar tanaman. PGPR disemprotkan di atas bedengan sebelum penanaman bibit dan dikocorkan pada akar setelah penanaman.

PUPUK SUSULAN PADA CABE KERITING

Pupuk susulan diberikan pada umur 14 hst. Pupuk yang diberikan adalah ZA 400 kg/ha, TSP 200 kg/ha, KCl 50 kg/ha. Atau sebayak 10 – 15 gram/pohon. Bila bedengan dimulsa, lebih praktis bila pupuk diberikan dalam bentuk cair ( dilarutkan ).

Setelah berumur 30 – 35 hst, pupuk susulan yang diberikan adalah ZA dan KCl saja. Dosis per tanaman cabe keriting sebanyak 20 gram. Pada umur ini, diselingi juga pemberian ZPT dengan cara semprot. ZPT yang sesuai dapat Anda konsultasikan di Toko Online Pertanian LMGA Agro.

Pemupukan ketiga pada umur 60 hst. Pupuk yang diberikan ZA dan KCl dengan dosis 20 gr/tanaman. Selanjutnya pemupukan dilakukan 20 hari sekali dengan jenis pupuk dan dosis yang sama. Pemupukan cabe keriting dilakukan hingga 5x setiap selesai panen. Setelah itu, pemupukan tidak diberikan lagi karena tanaman sudah tidak produktif lagi.

Pemberian pupuk Boron pada cabe keriting, meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, namun Boron dibutuhkan oleh tanaman. Kekurangan Boron menyebabkan cabang dempet dan bunga cabe rontok. Biasanya untuk 1000 tanaman cabe keriting sebanyak 1 kg pupuk Boron ( Borax atau Nutri Boron ) dan campurkan bersama ZA dan KCl.

Kalsium adalah unsur hara mikro yang sangat penting dalam pertumbuhan cabe keriting. Kekurangan Kalsium tanaman akan mudah terkena berbagai jenis penyakit seperti layu bakteri dan fusarium. Kalsium berfungsi meningkatkan daya tahan ( imunitas ) tanaman sehingga tanaman tidak mudah terinfeksi penyakit.

Toko Online Pertanian LMGA Agro juga tersedia berbagai jenis pupuk baik makro maupun mikro, zat perangsang tumbuh untuk budidaya cabe keriting. Anda dapat berkonsultasi dan menghubungi kami di nomer HP yang terdapat di artikel ini.

CARA MERAWAT CABE KERITING AGAR BERBUAH LEBAT

cabe keriting, cabe merah, tali salaran, menanam cabe, lmga agro
TALI SALARAN CABE KERITING

Merawat cabe keriting yang paling utama adalah penyiraman, baik dengan cara penggenangan maupun menggunakan gembor. Teknik penggenangan dengan mengalirkan air hingga menggenang di lahan setiap 2 minggu sekali. Penyulaman adalah mengganti tanaman setelah penanaman sampai pada minggu pertama saja. Setelah minggu pertama, tidak dilakukan penyulaman hanya mencabut tanaman yang mati saja. Cara ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh seragam dan panen dapat dilakukan bersamaan.

Memasuki umur 7 hst, cabe keriting perlu dipasangkan ajir untuk menopang tanaman cabe keriting agar berdiri tegak. Juga untuk membantu menopang batang tanaman yang harus terbebani adanya buah yang lebat.

Cabe keriting yang sudah tumbuh tinggi dan berumur 1 bulan maka batang tanaman perlu diikatkan pada ajir. Pengikatan dapat menggunakan tali salaran yang khusus untuk mengikat batang tanaman ke kayu lanjaran. Tali salaran ini halus dan tidak melukai batang tanaman. Tersedia di Toko Online pertanian LMGA Agro.

Pemotongan tunas cabe keriting juga perlu dilakukan karena pertumbuhan tunasnya cukup tinggi. Pemangkasan tunas dilakukan saat cabe keriting berumur 3 minggu untuk penanaman di dataran rendah dan berumur 1 bulan yang di dataran tinggi. Pemangkasan tunas yang tumbuh di ketiak daun dan pemotongan ini dilakukan sampai cabang utama sudah terbentuk yaitu ditandai munculnya bunga pertama.

Pemupukan cabe keriting menggunakan pupuk cair dengan interval 2 minggu sekali. Pemupukan dilakukan sebanyak 8 kali sampai waktunya pemanenan. Selain menggunakan pupuk cair, juga dapat menggunakan pupuk NPK. Sembari penyiraman dan pemupukan dapat dilakukan penyiangan gulma-gulma yang tumbuh disekitar tanaman.

BACA JUGA : CARA PEMUPUKAN CABE YANG TEPAT DAN HASIL BUAH LEBAT

HAMA UTAMA PADA BUDIDAYA CABE KERITING

Lalat Buah merupakan salahsatu kendala utama dalam sistem budidaya cabe keriting di Indonesia. Serangan lalat buah pada buah cabai juga cabe keriting sering menyebabkan gagal panen. Laporan dari Departemen Pertanian tahun 2006 menyebitkan bahwa tanaman cabe yang mengalami kerusakan mencapai 35% dari total panen.

Buah cabe keriting yang tampak dari luar utuh dan sehat sering kali karena serangan lalat buah, bagian dalamnya membusuk dan terdapat banyak larva lalat buah. Lalat buah yang menyerang adalah Bactrosera carambolae. Gejala awal serangan lalat buah seringkali kurang jelas sehingga pencegahannya yang sering diupayakan para petani cabe. Yaitu menggunakan perangkap lalat.

Hama lalat buah menjadi hama karantina yang ditakuti petani cabe keriting. Serangan lalat buah dapat menurunkan produksi cabe sehingga menjadi penghambat ekspor panen cabe.

Serangan kutu daun Myzus persicae ( Hemiptera : Aphididae ) juga perlu diwaspadai pada budidaya cabe keriting. serangan kutu daun menyebabakan kerusakan hingga 80% dari total tanaman. Upaya pengendaliannya menggunakan insektisida nabati ekstrak Triphrosia vogelli dan Alpinia galanga. 

Usaha yang bisa dilakukan untuk mengendalikan lalat buah adalah biasanya dengan pembrongsongan dapat mencegah serangan lalat buah. Namun cara ini tidak praktis untuk budidaya cabe keriting untuk areal luas. Penggunaan insektisida selain dapat mencemari lingkungan juga sangat berbahaya bagi konsumen cabe keriting.

Cara pengendalian hama dan penyakit yang baik adalah yang ramah lingkungan dan cocok untuk budidaya cabe keriting areal luas. Pengendalian lalat buah menggunakan insektisida sintetik dianggap yang paling praktis, mudah didapat, mudah dilakukan dan menunjukkan efek yang cepat.

Selain menggunakan insektisida sintetik, bisa juga mengguanakan insektisida nabati seperti kacang babi Tephrosia vogelli, jeruk purut Citrus hystrix, serai wangi Cymbopogon citratus sebagai penolak hama lalat buah.

PENYEBAB DAUN CABE MENJADI KERITING

Daun cabe yang menjadi keriting sering muncul bersamaan penyakit cabe lain seperti kuning daun dan busuk daun dimana ini adalah efek hama pembawa virus penyakit. Penyebab utama keriting daun cabe dimulai dari serangan organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) atau biasa disebut hama. Hama penyebab masalah keriting daun cabe adalah hama Thrips, Tungau dan Aphids.

Hama Thrips pada daun tampak seperti bercak warna kuning perak yang berada di bawah helai daun cabe. Stadium Thrips yang sangat merugikan adalah stadium nimfa dan imago. Serangan Thrips adalah menggaruk permukaan daun dan bunga, dan kemudian menghisap cairan sel tanaman.

Gejala serangan tampak daun yang ada bercak-bercak klorosis berwarna putih keperakan di bagian bawah daun. Lalu daun akan berkerut dan menggulung bila serangan semakin berat. Di dalamnya banyak ditemui Thrips.

Daun cabe menjadi keriting disebabkan hama dan virus. Jaringan tanaman terinfeksi sehingga sel tanaman berkembang abnormal dan berefek buruk pada struktur daun dan pucuk tanaman. Kemudian menyebar ke bagian tanaman yang lain. Pertumbuhan vegetatif tananam yaitu daun, akar dan tunas terhambat bahkan berhenti. Daun cabe yang mengalami keriting, tidak bisa menghasilkan buah secara optimal karena tunas tidak tumbuh maka bunga dan buah cabe tidak tumbuh.

Pencegahan daun cabe menjadi keriting hanya bisa dilakukan dengan mengendalikan hama vektornya yaitu kutu daun ( Thrips ) dan Aphids serta mencegah menjangkitnya virus mozaik dari benih. Penyemprotan insektisida kontak saat berumur 20 hst. Gunakan pelekat agar insektisida dapat melekat lama pada daun. Selain jenis yang kontak, gunakan juga insektisida sistemik 10 hari sekali.

Pemakaian mulsa plastik hitam perak dapat memantulkan cahaya matahari di siang hari dan pantulan cahaya ini menakuti Thrips dan Aphids sehingga bersembunyi di bawah daun. Sehingga penyemprotan efektif dilakukan sore hari saat cahaya matahari berkurang dan hama keluar dari persembunyiannya.

Benih cabe hibrida F1 memiliki ketahanan dari virus penyebab daun Cabe keriting. Sehingga budidaya cabe gunakanlah benih cabe hibrida F1 yang toleran serangan virus penyebab penyakit. Benih unggul hibrida F1 dapat Anda beli di Toko Online Pertanian LMGA Agro.

PANEN CABE MERAH KERITING

Cabe merah keriting dipanen pada umur sekitar 75 – 85 hari setelah tanam. Panen cabe merah keriting ini dilakukan dengan interval 2 – 5 hari sekali. Dan waktu yang tepat untuk panen cabe merah keriting adalah pada pagi hari pukul 5 – 7 pagi.

Panen cabe merah keriting di daerah pegunungan dataran tinggi pada umur 90 – 100 hst dan pemetikan setiap 6 – 10 hari sekali. Untuk tujuan ekspor, panen cabe keriting dipilih pada tingkat kemasakan 85 – 90% dimana warna cabe keriting merah kehitaman.

Penanaman di dataran rendah, panen cabe keriting tujuan ekspor diatur 2 hari sekali, sedangkan untuk penanaman di dataran tinggi diatur setiap 4 – 6 hari sekali. Cara pemetikan panen cabe keriting yaitu memetik buah bersama tangkainya secara hati-hati dan saat cuaca terang tidak sedang hujan. Sebaiknya dilakukan pada pagi hari.

Cabe keriting yang sudah dipetik, dimasukkan dalam wadah dan dikumpulkan ditempat penampungan. Pemilihan buah baik seleksi maupun sortasi dilakukan ditempat penampungan. Dipilih berdasarkan warna dan penampilan buah yang sehat maupun yang sakit.

Pemilihan cabe keriting untuk tujuan lokal pastinya berbeda dengan yang tujuan ekspor. Kemasan untuk pasar lokal menggunakan karung plastik yang tembus udara atau menggunakan keranjang bambu. Untuk tujuan ekspor, cabe biasanya ditata rapi dalam kardus, berventilasi atau dibuatkan lubang-lubang kecil.

Sebelum dibawa ke pasar, cabe keriting diletakkan ditempat yang teduh, cukup kelembabannya dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Bila mempunyai pendingin untuk penyimpanan dilakukan yang bersuhu rendah antara 2 – 15 °C dan memiliki kelembaban 90 – 95% dapat tahan segar hingga 20 hari.

CABE KERITING KERING

Pemasaran cabe keriting dalam bentuk kering memiliki beberapa keuntungan, yaitu memudahkan dalam pengangkutan, produk cabe kering dapat dikemas secara ringkas dan dapat tahan lama. Membuat cabe kering, pilihlah cabe yang sudah matang, berwarna merah lalu cuci bersih dan buang tangkainya.

Setelah dicuci lalu ditiriskan, cabe dibelah dan dibuang bijinya. direndam sebentar dalam air hangat ( blanching ). Lalu dicelupkan dalam air mendidih yang telah dicampir Kalium Metabisulfit 0,2%. Direndam selama 6 menit lalu dicelupkan ke air dingin. Tujuan blanching uantuk menambah ketahanan warna buah tetap segar, tidak cepat menjadi coklat ( Browning ).

Pengeringan cabe keriting dilakukan di bawah sinar matahari selama 7 – 10 hari. Dapat juga menggunakan alat mekanis yang bersuhu 600 °C dan cabe keriting dapat kering dalam 12 – 20 jam. Cabe kering biasanya dikemas dalam kantong atau karung plastik tertutup rapat. Tempat menyimpannya di ruangan kering yang kelembabannya 70%.

Demikian artikel tentang Cabe Keriting Unggul Bersama Benih Hibrida F1 Tahan Penyakit. Semoga artikel dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Toko Online Pertanian LMGA Agro jual benih sayuran unggul seperti cabe keriting F1 dan sayuran lainnya. HP. 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Kami juga melayani konsultasi mengenai seluk beluk bercocok tanam cabe keriting dan tanaman sayuran dan buah lainnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *