BIBIT TERONG HITAVI F1 TAHAN VIRUS | PANAH MERAH

TERONG HITAVI F1, BENIH TERONG HITAVI, BIBIT TERONG HITAVI, HITAVI CAP PANAH MERAH, TERONG HITAVI TAHAN VIRUS, JUAL BENIH TERONG HITAVI, LMGA AGRO
TERONG HITAVI F1

WWW.LMGAAGRO.COM – Bibit terong Hitavi F1 dari Panah Merah. Jual benih terong Hitavi F1 tersedia di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi  SMS/WA : 08125222117 atau telepon : 082141747141. Melayani konsultasi gratis mengenai budidaya pertanian, cara budidaya tanaman sayur dan buah hortikultura. Juga konsultasi mengenai cara menanam benih terong Hitavi F1 dan menanam bibit terong.

Konsultasi pertanian mengenai cara perawatan tanaman terong Hitavi F1, mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman terong hingga panen terong. Toko Pertanian Online LMGA Agro siap mengirim pesanan benih Anda dengan cepat ke seluruh wilayah Indonesia.

Toko Pertanian Online LMGA Agro sudah berpengalaman dalam memenuhi kebutuhan sarana prasarana pertanian bagi petani dan toko pertanian di seluruh  wilayah Indonesia.

BENIH TERONG HITAVI F1

Benih Terong Hitavi F1 Panah Merah dikeluarkan oleh pabrik benih PT. EAST WEST SEED INDONESIA (EWINDO). Merupakan benih terong hijau, memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Benih terong Hitavi F1 direkomendasikan untuk ditanam di dataran rendah.

  • Secara genetik benih terong Hitavi F1 memiliki ketahanan terhadap penyakit layu bakteri dan Virus Gemini.

  • Tanaman terong HItavi F1 sudah dapat dipanen pada umur 52 hari setelah tanam.

  • Terong Hitavi F1 menghasilkan buah dengan bobot 231 – 252 gram per buah.

  • Terong Hitavi F1 berbentuk silindris dengan warna kulit hijau, daging buah berwarna putih dan panjangnya 20 – 25 cm dan berdiameter 4 cm.

  • Potensi hasil panen terong Hitavi F1 dapat mencapai 65 – 72 ton/ha.

BUDIDAYA TERONG HITAVI F1

Budidaya terong ( Solanum melongena ) merupakan salah satu tumbuhan penghasil buah yang dimanfaatkan sebagai sayuran. Tanaman terong berasal dari negara India dan Srilanka.

Dahulu, tanaman terong merupakan jenis sayuran yang biasa tumbuh di hutan-hutan di indonesia namun kini budidaya terong sudah dilakukan di kebun bahkan mulai dapat dikembangkan sendiri di halaman rumah dengan menggunakan polybag.

Tanaman terong merupakan sayuran yang mampu berproduksi hingga 2 tahun dan memiliki produktifitas yang cukup tinggi. Sehingga tanaman terong juga salah satu jenis sayuran yang memiliki prospek yang menjanjikan.

Di Indonesia, jenis terong banyak sekali ragamnya, yaitu terong manggis, terong lalap, terong hijau, terong pondoh, terong ungu dan lain-lain.

Tanaman terong dapat tumbuh dimana saja, di dataran rendah, menengah atau tinggi. Tanaman terong dapat berproduksi maksimal pada suhu 22 – 30 °C dengan pH 6,5 – 7.

CARA MENYEMAI BIBIT TERONG HITAVI F1

Setelah benih terong Hitavi F1 siap, cara menyemai dapat dilakukan di lahan semai ataupun di polybag. Berikut cara menyemai bibit terong Hitavi F1 :

  1. Menyiapkan lahan semai yang berukuran 50 x 50 cm, tinggi lahan semai 30 – 40 cm, tanah pada lahan semai digemburkan dengan cara dicangkul.

  2. Setelah cukup gembur, untuk menambah kesuburan tanah dapat ditaburkan pupuk kandang/kompos.

  3. Benih ditebarkan merata ke media semai lalu tutup kembali dengan media tanah.

  4. Jika memungkinkan, benih yang sudah disebar ditutup dengan tanah agar benih tidak bertebaran saat disiram atau kena hujan.

  5. Pertumbuhan benih ditunggu beberapa minggu atau sampai bibit muncul 4 – 5 helai daun. Setelah itu bibit terong Hitavi F1 dapat dipindah tanamkan ke polybag/pot atau dilahan tetap.

BACA JUGA : TERONG UNGU F1 SRI LONG TAHAN VIRUS

Cara Menyemai Bibit Terong Hitavi F1 dalam Polybag
  1. Polybag yang digunakan berukuran 40 x 50 cm, media yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Media campuran tersebut dimasukkan polybag dan didiamkan selama 2 hari.

  2. Setelah media siap, dibuat lubang tanam sedalam 5 – 10 cm dan benih/bibit dapat dimasukkan dengan hati-hati dan ditutup tanah kembali.

  3. Satu polybag diisi satu benih/bibit. Bibit yang siap ditanam di lahan tetap adalah yang berumur 25 – 30 hari setelah semai.

PERSIAPAN LAHAN CARA MENANAM TERONG HITAVI F1

Selama menyiapkan bibit di persemaian, kita dapat melakukan persiapan lahan penanaman. Diawali dengan pembajakan sekali untuk membalik lapisan tanah bawah ke atas begitu sebaliknya. Selanjutnya tanah diairi dengan cara dileb/ digenangi secara merata. Penggenangan dilakukan selama 3 – 5 jam.

Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang 15 kg/10 m² dan dolomit 10 – 15 kg/ 10 m² ( bila pH tanah asam ). Setelah pupuk kandang tersebar merata, maka ditambahkan pupuk urea 2,5 kg/ 10 tanaman, SP-36 3 kg/ 10 tanaman, KCl 1,5 kg/ 10 tanaman. Jika menggunakan pupuk NPK dosisnya 3 kg/ 10 tanaman.

BACA JUGA : TANAM TERONG HITAVI PANEN BEBAS VIRUS

Setelah pupuk dicampurkan dengan tanah, barulah dibuat bedengan berberbentuk single row, yaitu satu baris satu tanaman. Jarak antar lubang adalah 75 cm dan selanjutnya bedengan ditutup mulsa hitam perak.

PENANAMAN TERONG HITAVI F1
  1. Bibit yang ditanam adalah yang berumur 25 hari setelah semai. Bibit yang dipilih yaitu telah muncul 3 helai daun sempurna, telah mencapai tinggi ± 7,5 cm.

  2. Penanaman dilakukan sore hari setelah sebelumnya bedengan digenangkan untuk memudahkan pemindahan dan masa adaptasi pertumbuhan awal.

  3. Bibit terpilih ditanam pada lubang tanam yang dibuat sebelumnya yang kedalamannnya 10 – 15 cm. Untuk mencegah serangan hama, dapat diberikan insektisida berbahan aktif karbofuran.

  4. Waktu tanam yang ideal saat musim kering tetapi air cukup tersedia.  Pilih bibit yang normal, tanam bibit secara tegak lalu tanah sekitarnya dipadatkan. Siram lubang tanam hingga cukup basah.

PERAWATAN TANAMAN TERONG HITAVI F1
  1. Melakukan penyulaman terhadap tanaman yang tidak normal, mati atau terserang hama dan penyakit. Penyulaman dilakukan maksimal sampai berumur 15 hari.

  2. Pemasangan ajir dilakukan sedini mungkin agar tidak menggangu dan merusak sistem perakaran. Ajir/turus/lanjaran dibuat dari bambu atau kayu yang panjangnya 80 – 100 cm dan lebarnya 2 – 4 cm. Ajir ditancapkan satu tanaman satu ajir, dan ikatkan batang/cabang pada ajir.

  3. Penyiangan dilakukan terhadap rumput liar atau gulma di sekitar tanaman dengan cara dicabut. Penyiangan dilakukan saat tanaman berumur 15 dan 60 – 75 hari setelah tanam.

  4. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama. Bunga pertama yang tumbuh juga dipangkas. Pemangkasan bertujuan untuk merangsang tunas-tunas baru dan pertumbuhan bunga agar lebih produktif dan segera tumbuh.

  5. Pemupukan susulan dilakukan saat berumur 21 hari setelah tanam. Pupuk yang diberikan yaitu ZA 2,5 – 3 g/ tanaman, SP-36 2,5 – 3 g/ tanaman, KCl 1 – 1,5 g/ tanaman.

  6. Pupuk diberikan di pinggir tanaman, berjarak 10 cm dari pangkal batang.
  7.  Pupuk susulan ke-2 diberikan saat berumur 50 hari setelah tanam. Pupuk yang diberikan adalah NPK Grand S-15 sebanyak 8 – 10 g/ tanaman.
  8. Pupuk susulan terakhir diberikan saat panen kedua. Pupuk yang diberikan adalah NPK Grand S-15 sebanyak 10 gram/ tanaman.

HAMA-HAMA TANAMAN TERONG HITAVI F1
  • Kumbang daunEpilachna spp. ) menyerang permukaan daun dengan meninggalkan bekas gigitan di bagian  bawah. Serangan berat dapat merusak semua jaringan daun hingga tinggal tulan-tulang daunnya saja. Pengendalian dengan mengumpulkan lalu kumbang dimusnahkan, mengatur waktu tanam, dan bila perlu menggunakan insektisida yang sesuai.

  • Kutu DaunAphis spp. ) meneyerang dengan cara menghisap cairan sel terutama pada bagian pucuk atau pada daun-daun yang masih muda. Sehingga daun yang terserang menjadi tidak normal, keriput, keriting atau menggulung. Aphis  spp. merupakan vektor/ pembawa virusnya. Pengendaliannya dengan mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman. Jika populasi Aphis spp. banyak dapat dikendalikan menggunakan insektisida tipe racun kontak, atau racun sistemik. Dapat juga menggunakan insektisida botani dengan menggunkan ekstrak bawang putih, cara ini tidak banyak berpengaruh pada penyemprotan ke-2 dan seterusnya.

  • TungauTetranychus spp. ) menyerang hebat pada musim kemarau, dengan cara menghisap cairan sel tanaman hingga tampak bintik merah sampai kecoklatan dan hitam pada permukaan atas atau bawah. Pengendalian menggunakan insektisida sistemik.

  • Ulat TanahAgrotis ipsilon ) aktif pada senja atau malam hari, menyerang tanaman yang masih muda hingga terkulai dan roboh. Saat siang sulit menemukan ulat Agrotis karena bersembunyi. Pengendalian dengan cara dikumpulkan dan dimusnahkan atau menggunakan insektisida pada pukul 17.00 atau pagi sebelum pukul 05.00. Menggunakan insektisida tipe racun perut. Jika menggunakan insektisida kontak sebaiknya pada malam hari saat ulat muncul dan cukup penerangan.

  • Ulat GrayakSpodoptera litura F. ) menyerang dengan cara merusak dan memakan daun hingga berlubang. Pengendalian dengan mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, mengumpulkan ulat dan insektisida bila perlu.

  • Ulat BuahHelicoverpa armigera Hubn. ) menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, hingga buah menjadi rusak dan mudah busuk. Pengendalian yaitu ulat dikumpulkan dan dimusnahkan, buah yang terkena dibuang, melakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam serta sanitasi kebun.

PENYAKIT – PENYAKIT TANAMAN TERONG HITAVI F1
  • Layu Bakteri. Penyebabnya Pseudomonas solanacearum yang dapat hidup lama dalam tanah. Serangan hebat terjadi saat suhu udara cukup tinggi. Gejala serangan terjadinya layu pada seluruh tanaman secara tiba-tiba. Pada dasarnya serangan bakteri ini bersifat lokal yaitu pada pembuluh angkut/ xylem. Namun karena menyerang pada akar/leher akar hingga menghambat aliran unsur hara dan air dari tanah menuju daun dan akibatnya terjadi kelayuan tanaman yang bersifat sistemik. Pengendalian dengan mengatur jarak tanaman agar tidak terlalu lembab, melakukan pergiliran tanaman dan tidak menanam tanaman dari suku Solanaceae berdekatan yang dapat memperparah serangan. Bila perlu gunakan bakterisida.

  • Busuk Buah. Penyebab : jamur Phytophtora sp. Phomopsis vexans, Phytium sp. Gejala serangan berupa bercak coklat yang basah pada buah hingga buah membusuk. Pengendalian menggunakan Fungisida.

  • Bercak Daun. Penyebab :  jamur Cercospora sp. Alternaria solani. Gejala serangan adanya bercak kelabu, kecoklatan atau berwarna hitam pada permukaan daun.

  • Antraknose. Penyebab : jamur Gloesforium melongena. Gejala serangan adanya bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam.

  • Busuk Leher Akar. Penyebab : Sclerotium rolfsii. Gejala yaitu pangkal batang yang membesar dan berwarna coklat.

  • Rebah Semai. Penyebab : Rhizoctonia solani dan Phythium spp. Gejala serangan yaitu batang bibit muda yang kebasah-basahan, mengkerut, dan akhirnya roboh lalu mati. Pengendalian dengan menggunakan varietas tahan virus seperti benih terong Hitavi F1, mengatur jarak tanam agar tidak terlalu lembab, melakukan pergiliran tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman.

PANEN TANAMAN TERONG HITAVI F1
TERONG HITAVI F1, BENIH TERONG HITAVI, BIBIT TERONG HITAVI, TERONG HITAVI LMGA AGRO, CARA MENANAM TERONG HITAVI
BENIH TERONG HITAVI F1

Panen tanaman terong Hitavi F1 dilakukan pada umur 52 – 53 hari setelah tanam. Kriteria buah yang layak dipanen yaitu daging belum keras, warna buah mengkilat, ukuran buah tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil.

Panen tanaman terong Hitavi F1 dapat dilakukan 2x seminggu dengan total dalam 1 musim melakukan 8x panen. Hasil yang diperoleh mencapai 21 buah per tanaman. Setelah panen ke-8, produksi mulai menurun baik kualitas dan kuantitasnya.

BACA JUGA : BENIH TERONG

Demikian ulasan kami tentang cara menanam terong, budidaya terong, perawatan terong hingga panen terong. Jual benih Terong Hitavi F1 cap Panah Merah, benih dijual di Toko Pertanian Online LMGA Agro.

Anda dapat menghubungi bapak Budi 0821 4174 7141; khusus SMS/WA 0812 5222 117.

Toko Online LMGA Agro menyediakan benih sayuran dan buah, pestisida, alat sarana dan prasarana pertanian lengkap.

Kami siap mengirim dan mengantar pesanan benih, sarana dan prasarana pertanian, dan kebutuhan Anda dalam bercocok tanam pertanian Anda ke seluruh  wilayah Indonesia.

Melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8 dan sebagainya dengan cepat dan tepat.

Dapatkan dan segera beli benih terong Hitavi F1 segera di toko pertanian online LMGA AGRO. Selagi stok barang masih ada.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *