MELON KUNING ALISHA TAHAN VIRUS

melon alisha, alisha, melon tahan virus, benih, lmga agro, panah merahBudidaya melon merupakan salah satu pilihan beragrobisnis yang menjanjikan. Prospek pasarnya sangat luas, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan bisa dengan mudah ditemui di pasar tradisional hingga pasar modern. Melon adalah buah yang bernilai ekonomis tinggi. Meskipun, begitu untuk membudidayakan buah melon dibutuhkan pengetahuan, kesungguhan, ketelitian serta ketekuan tinggi agar hasil panen sesuai dengan yang diharapkan. Sebelum memulai membudidayakan melon, para petani harus mengenal karakteristik dari setiap melon yang akan ditanam dan cuaca yang cocok dengan melon tersebut.

Karakteristik dari buah melon sangat bermacam-macam tergantung varietas benih yang akan digunakan. Ada benih melon hijau, melon orange, dan melon kuning yang memiliki karakteristik berbeda-beda. di tahun 2017 ini perusahaaan benih PT East West Seed mengeluarkan benih melon dengan kulit kuning dan tahan Gemini Virus 2 Varietas yaitu Alisha dan Stella. Namun pembahasan kali ini yaitu tentang salah satu varietas melon kuning, melon Alisha. Untuk melon Varietas STELLA akan kita bahas di lain kesempatan. Melon Alisha merupakan varietas melon dengan kulit kuning dan berdaging orange yang diproduksi oleh PT East West Seed Indonesia Cap Panah Merah. Adapun karakteristik dari melon kuning Alisha ini sebagai berikut:

1. Melon Alisha adalah jenis melon dengan kulit kuning tanpa net dan berdaging orange/kemerahan
2. Melon Alisha direkomendasikan untuk ditanam di dataran rendah dan pada musim kemarau
3. Buah melon Alisha memiliki rasa yang renyah dan manis
4. Bobot buah melon Alisha sekitar 2.180-2.440 gram/buah
5. Tanaman melon Alisha tahan terhadap serangan Gemini Virus
6. Tanaman dapat dipanen pada umur 68-72 HST
7. Potensi hasil dari melon Alisha sekitar 49-54 ton/ha

Melon kuning memiliki nilai ekonomis tinggi. Rasa daging buahnya yang manis dan renyah membuatnya disukai semua orang. Permintaan pasarnya cukup banyak. Namun, melon kuning ini juga tergolong sebagai melon yang ekslusif. Para petani masih jarang yang membudidayakannya. Hal ini mayoritas disebabkan karena untuk membudidayakan melon kuning diperlukan perawatan dan perhatian super ekstra dan penuh ketelitian. Jika salah sedikit saja maka kerugiannya tak tanggung-tangung besarnya. Walaupun demikian, jika usaha budidaya melon kuning ini berhasil, maka akan sangat menguntungkan. Harga jual melon kuning sangat tinggi bisa mencapai 2 kali lipat dibandingkan melon jenis lainnya yaitu sekitar RP 20-30 ribu dan bahkan ada yang sekitar ratusan ribu per kg. Berbeda dengan melon jenis lainnya yang hanya dijual dengan harga sekitar Rp 10-15 ribu per kg.

Keuntungan yang didapat tersebut sangat sebanding dengan risiko yang harus dihadapi petani saat membudidayakan melon kuning ini. Selain itu, masih banyak faktor yang harus diperhatikan petani selama proses budidaya seperti faktor kesuburan tanah, faktor iklim dan cuaca, faktor serangan hama dan penyakit, dll yang sangat menentukan kesuksesan budidaya. Faktor serangan hama dan penyakit terutama disebabkan karena virus, menjadi momok menakutkan bagi para petani melon. Serangan virus tak jarang membuat petani gagal panen dan rugi besar.

Virus Gemini adalah salah satu virus yang menjadi musuh besar petani melon hingga saat ini. Virus Gemini sangat cepat penularannya pada tanaman melon. Vektor pembawa virus ini adalah kutu kebul (Bemisia tabaci). Kutu kebul membawa RNA virus gemini dari tanaman tertular ke tanaman sehat. Maka sebelum virus ini menular cepat ke tanaman sehat lainnya, tanaman yang sudah terserang virus sebaiknya segera dibuang. Selain itu cara pencegahan untuk mengatasi serangan virus tersebut yaitu dengan menggunakan varietas benih melon hibrida yang tahan virus.

Tahan virus merupakan salah satu kelebihan utama yang dimiliki oleh benih melon kuning Alisha Cap Panah Merah. Jika menggunakan benih ini maka para petani tidak perlu khawatir lagi akan serangan virus yang mengancam. Ketahanan virus melon Alisha sangat kuat apalagi jika daerah budidaya tersebut sudah endemik virus. Selain tahan virus, melon Alisha juga bernilai ekonomis dan berpotensi hasil tinggi. Jadi, tidak salah dan menjadi pilihan tepat bagi petani untuk menggunakan melon kuning Alisha tahan virus. Namun, perlu diperhatikan harus dengan menggunakan teknik dan cara budidaya melon yang baik dan benar agar kualitas yang dihasilkan terjaga dan harga jualnya tetap tinggi di pasaran.

Apabila berminat benih melon Alisha dari Cap Panah Merah bisa Anda dapatkan di Toko Pertanian Online LMGA Agro. Toko Online LMGA Agro menyediakan aneka benih, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA Agro siap melanyani pesanan ke seluruh Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi langsung Toko Pertanian LMGA Agro di CP Bpk. Budi Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *